Profile

Selamat Datang di Tempat Berbagi Artikel Tentang Kelapa Sawit / Crude Palm Oil

Pelaksanaan gagasan usaha bagi sebagian orang atau entitas usaha banyak yang didasarkan pada Feeling Bisnis. Hal ini terutama bagi beberapa kalangan yang bermaksud untuk mengembangkan usaha sejenis (in line) atau merupakan sub usaha pada bidang yang sama.

Dalam skala nasional perkebunan kelapa sawit saat ini telah berkembang tidak hanya yang diusahakan oleh perusahaan negara, tetapi juga perkebunan rakyat dan swasta. Produksi kelapa sawit (CPO) juga menyebar dengan perbandingan 85,55% Sumatera, 11,45% Kalimantan, 2%, Sulawesi, dan 1% wilayah lainnya. Produksi tersebut dicapai pada tingkat produktivitas perkebunan  rakyat sekitar  2,73 ton   CPO/ha,  perkebunan   negara   3,14 ton CPO/ha, dan Perkebunan  swasta 2,58 ton CPO/ha.

Dalam hal industri pengolahan, industri pengolahan kelapa sawit (CPO) telah berkembang dengan pesat. Saat ini jumlah unit pengolahan di seluruh Indonesia mencapai 320 unit dengan kapasitas olah 13,520 ton TBS per jam. Sedangkan industri pengolahan produk turunannya, kecuali minyak goreng, masih belum berkembang, dan kapasitas terpasang baru sekitar 11 juta ton.

Dalam perdagangan minyak kelapa sawit (CPO), Indonesia merupakan Negara pengekspor minyak kelapa sawit (CPO) dengan pertumbuhan yang cukup tinggi. Pada tahun 2010 Indonesia telah mengeksport minyak kelapa sawit (CPO) sebesar    17,15 juta Ton dibanding ekspor pada tahun 1964 sebesar 126 ribu Ton. Sedangkan untuk kinerja eksport pada tahun 2011 telah mencapai angka 19,15 juta Ton. (Departemen Pertanian USA)

Harga pada beberapa tahun terakhir cenderung berfluktuasi baik di pasar internasional dan domestik.  Secara umum dapat diindikasikan bahwa pengembangan agribisnis kelapa sawit masih mempunyai prospek, ditinjau dari prospek harga, ekspor dan pengembangan produk. Secara internal, pengembangan agribisnis kelapa sawit didukung potensi kesesuaian dan ketersediaan lahan, produktivitas yang masih dapat meningkat dan semakin berkembangnya industri hilir. Dengan prospek dan potensi ini, arah pengembangan agribisnis kelapa sawit adalah pemberdayaan di hulu dan penguatan di hilir.

Sejalan dengan tujuan pembangunan pertanian, tujuan utama pengembangan agribisnis kelapa sawit adalah

  • menumbuhkembangkan usaha kelapa sawit di pedesaan yang akan memacu aktivitas ekonomi pedesaan, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan
  • menumbuhkan industri pengolahan, perdagangan minyak kelapa sawit (CPO) dan produk turunannya serta industri penunjang (pupuk, obat-obatan dan alsin) dalam meningkatkan daya saing dan nilai tambah minyak kelapa sawit (CPO) dan produk turunannya.

Arah kebijakan jangka panjang adalah pengembangan sistem dan usaha agribisnis kelapa sawit yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan dan terdesentralisasi. Dalam jangka menengah kebijakan pengembangan agribisnis kelapa sawit meliputi peningkatan produktivitas dan mutu, pengembangan industri hilir dan peningkatan nilai tambah, serta penyediaan dukungan dana pengembangan.

Tentangsawit.com adalah sebuah situs yang membahas tentang kelapa sawit dari berbagai sumber mulai dari pembibitan sampai pemanenan bahkan prospek dan peluang pasar bisnis kelapa sawit. tulisan ini berharap bisa memberikan referensi untuk berbagai kalangan yang membutuhkan informasi tentang kelapa sawit, baik tentang sejarah, pembibitan, penanaman, pemeliharaan maupun pemanenan.

Semoga bermanfaat,

 

 

5 Responses to Profile

  1. amy says:

    apa kn mutu CPO juga mempengaruhi harga jual di pasaran..??

    • admin says:

      seharusnya berpengaruh, setiap produk yang mutunya bagus pasti harga jualnya tinggi..untuk mendapat mutu yang bagus perlu biaya yang tidak sedikit. sehingga berpengaruh ke harga jual. Silahkan buka perhalaman artikel di blog ini, mudah2an bermanfaat. terima kasi

  2. amy says:

    apa kh mutu CPO juga mempengaruhi harga jual di pasaran..??

    • admin says:

      seharusnya berpengaruh, setiap produk yang mutunya bagus pasti harga jualnya tinggi..untuk mendapat mutu yang bagus perlu biaya yang tidak sedikit. sehingga berpengaruh ke harga jual. Silahkan buka perhalaman artikel di blog ini, mudah2an bermanfaat. terima kasih

  3. Bambang Hartana says:

    alhamdulilah, artikel bermanfaat. suwun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>