Pemupukan Kelapa Sawit

Pemupukan adalah salah satu kegiatan yang sangat penting dalam memelihara tanaman termasuk tanaman kelapa sawit. seperti kita ketahui bahwa untuk tumbuh dan menghasilkan produksi maka akan di butuhkan unsur hara akibatnya unsur hara yang ada di dalam tanah akan habis sehingga kita akan membutuhkan pergantiannya di dalam tanah agar produksi tandan buah segar kita dapat tetap stabil dan meningkat.

Pupuk adalah suatu bahan yang berisi dari satu atau beberapa unsur hara yang akan dibutuhkan oleh tanaman karena ketersediaannya di dalam tanah telah berkurang atau habis.

Latar Belakang pemupukan kelapa sawit adalah :

  1. Untuk mengganti ketersediaan unsur hara yang hilang akibat pertumbuhan tanaman
  2. Untuk mengganti ketersediaan unsur hara yang hilang melalui hasil panen dalam hal ini adalah tandan buah segar
  3. Untuk mengganti ketersediaan unsur hara yang hilang akibat erosi.
  4. Untuk mengganti ketersediaan unsur hara yang hilang karena proses kimia lainnya

Adapun konsep pemupukan kelapa sawit yang benar adalah sebagai berikut  :

a. Pupuk harus ditaburkan dipirngan dengan jarak minimal 50 cm dari pangkal batang
b. Dosis yang digunakan harus sesuai dengan kebutuhan tanaman kelapa sawit

c. Penaburan pupuk harus dilakukan dengan cara menabur secara merata di piringan bukan melingkar berbentuk cincin

d. Waktu penaburan pupuk harus sesuai dengan karakter pupuk yang ditaburkan

Konsep pemupukan kelapa sawit terbaik haruslah mengikuti konsep tersebut diatas sehingga produksi tanaman kelapa sawit yang di usahai akan meningkat dan tandan buah segar yang dihasilkan akan lebih besar.

Pemupukan pada tanaman kelapa sawit dapat memberikan kontribusi yang sangat luas dalam meningkatkan produksi dan kualitas produk yang dihasilkan. Salah satu efek pemupukan yang sangat bermanfaat yaitu meningkatkan kesuburan tanah yang menyebabkan tingkat produksi tanaman kelapa sawit menjadi relatif stabil serta meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit dan pengaruh iklim yang tidak menguntungkan.

Selain itu, pemupukan pada tanaman kelapa sawit juga bermanfaat melengkapi persediaan unsur hara di dalam tanah sehingga kebutuhan tanaman terpenuhi dan pada akhirnya tercapai daya hasil (produksi) yang maksimal. Pupuk juga mengantikan unsur hara yang hilang karena pencucian dan terangkut (dikonversi) melalui produk yang dihasilkan (TBS) serta memperbaiki kondisi yang tidak menguntungkan atau mempertahankan kondisi tanah yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan kelapa sawit.

Manfaat Pemupukan

Pemupukan dapat memberikan kontribusi yang sangat luas dalam meningkatkan produksi dan kualitas produk yang dihasilkan. Salah satu efek pemupukan yang sangat bermanfaat yaitu meningkatkan kesuburan tanah yang menyebabkan tingkat produksi tanaman menjadi relatif stabil serta meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit dan pengaruh iklim yang tidak menguntungkan.

Selain itu, pemupukan juga bermanfaat melengkapi persediaan unsur hara di dalam tanah sehingga kebutuhan tanaman terpenuhi dan pada akhirnya tercapai daya hasil (produksi) yang maksimal. Pupuk juga mengantikan unsur hara yang hilang karena pencucian dan terangkut (dikonversi) melalui produk yang dihasilkan (TBS) serta memperbaiki kondisi yang tidak menguntungkan atau mempertahankan kondisi tanah yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan kelapa sawit.

This entry was posted in Pengenalan Kelapa Sawit, Produksi & panen, Tips & Trik and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Pemupukan Kelapa Sawit

  1. Ir.Amir Notoyudo says:

    Saya ingin study untuk membuat inovasi pemupukan sawit yang efektif dan efisien, sehingga sawit resisten terhadap iklim yang akhirnya dapat meningkatkan produksi sepanjang tahun. Saya membutuhkan bantuan dana dan fasilitas study. Bahwa target masyarakat dapat tercapai dg kerjasama berbagai pihak. Terima kasih. Wassalam,,,Amir Notoyudo. (081319641781)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>