Diagnosis Kebutuhan Pupuk Kelapa Sawit

Diagnosis kebutuhan pupuk kelapa sawit dilakukan untuk mengetahui jumlah pupuk yang harus diaplikasikan. Hal tersebut penting untuk diperhatikan karena kemampuan tanah dalam menyediakan hara mempunyai perbedaan yang sangat menyolok, tergantung pada jumlah hara yang tersedia.

Jenis pupuk yang diberikan adalah pupuk N, P, K, Mg dan B (Urea, TSP, KCl, Kiserit dan Borax). Pemupukan tambahan dengan pupuk Borax pada tanaman muda sangat penting, karena kekurangan Borax (Boron deficiency) yang berat dapat mematikan tanaman kelapa sawit. Dosis pupuk yang digunakan disesuaikan dengan umur tanaman atau sesuai dengan anjuran Balai Penelitian Kelapa Sawit.

Pupuk N ditaburkan merata mulai jarak 50 cm dari pokok sampai di pinggir luar piringan. Pupuk P, K dan Mg harus ditaburkan merata pada jarak 1-3m dari pokok. Pupuk B ditaburkan merata pada jarak 30-50 cm dari pokok. Waktu pemberian pupuk sebaiknya dilaksanakan pada awal musim hujan (September-Oktober), untuk pemupukan yang pertama dan pada akhir musim hujan (Maret-April) untuk pemupukan yang kedua. Untuk tanaman yang belum menghasilkan, yang berumur 0-3 tahun, dosis pemupukan per pohon per tahunnya disajikan pada Tabel dibawah

Pupuk N, P, K, Mg, B ditaburkan merata dalam piringan mulai jarak 20 cm dari pokok sampai ujung tajuk daun. Waktu pemupukan kelapa sawit sebaiknya dilaksanakan pada awal musim hujan (September-Oktober), untuk pemupukan yang pertama dan pada akhir musim hujan (Maret-April) untuk pemupukan yang kedua.

Stategi Pemupukan Kelapa sawit

Strategi pemupukan kelapa sawit yang baik harus mengacu pada konsep efektivitasn dan efesiensi yang maksimum. Dalam pelaksanaannya,strategi pemupukan memerlukan peran tiga pihak yang terkait, yaitu pemerintah, pembuat rekomendasi dan pengusaha perkebunan.

Pelaksanaan Pemupukan

Pemupukan kelapa sawit dilakukan pada 3 tahap perkembangan tanaman yaitu, pada tahap perkembangan pembibitan dan TBM yang mengacu pada dosis baku, tahap TBM yang ditentukan berdasarkan perhitungan faktor-faktor dasar, serta konsep neraca hara (nutrient balance).

Ket : dikutip dari berbagai sumber

This entry was posted in Pengenalan Kelapa Sawit, Produksi & panen, Tips & Trik and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Diagnosis Kebutuhan Pupuk Kelapa Sawit

  1. cara menghitung dosisnya bagaimana. dari analisa daun dan tanah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>